Tag Archives: palangkaraya

Kota Palangka Raya

Kota Palangka Raya atau Palangkaraya adalah sebuah kota sekaligus merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah 2.400 km² dan berpenduduk sebanyak 220.962 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 92.067 jiwa tiap km² (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010). Sebelum otonomi daerah pada tahun 2001, Kota Palangka Raya hanya memiliki 2 kecamatan, yaitu: Pahandut dan Bukit Batu. Kini secara administratif, Kota Palangka Raya terdiri atas 5 kecamatan, yakni: Pahandut, Jekan Raya, Bukit Batu, Sebangau, dan Rakumpit.

Kota ini dibangun pada tahun 1957 (UU Darurat No. 10/1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah) dari hutan belantara yang dibuka melalui Desa Pahandut di tepi Sungai Kahayan. Palangka Raya merupakan kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia.[1] Sebagian wilayahnya masih berupa hutan, termasuk hutan lindung, konservasi alam serta Hutan Lindung Tangkiling.

Dengan banyaknya kemacetan lalu lintas di Jakarta, pada akhir bulan Juli dan awal Agustus 2010, muncul beberapa wacana untuk memindahkan Ibukota Indonesia ke Palangkaraya.[2][3] Luas Palangkaraya setara 3,6 x luas Jakarta.(sumber :wikipedia – Palangka Raya)

holiday to hill Tangkiling in Palangkaraya

A hill of black boulders stacked to resemble the shape of various animals soared into the sky. Hill named Bukit Tangkiling This became one of the famous attractions in Palangkaraya.

natural attractions Tangkiling Hill, Rock Hill District, is a mainstay attraction Palangkaraya. Attraction is considered to have a special attraction because dayak save a lot of species of flora and fauna.

This location has a natural susana beautiful fresh nan with a variant of diverse vegetation, there is also uniquely shaped rocks that became a legend.

Attraction not too far from the center of Palangkaraya, only 34 km to the North West. If you are crossing the area of ​​the rock on the left-Kasongan Palangkaraya Highway, the scene of a hill looks very exotic stone behind the grove of trees and residential areas.

Black boulders like the shape of various animals were piled soared into the sky. Interestingly, among the hordes of rock tucked up into the trees and the grass green mosaic art.

This is a famous hill in the community and surrounding Palangkaraya hereinafter called Bukit Tangkiling designated as a nature reserve conservation area (CA) and the natural park (TWA) Bukit Tangkiling.

At two locations there are nine similar rock grouped and scattered rocks in the area five TWA, namely Bukit Tangkiling, Bukit Batu / Single, Bukit Liau, Buhis Hill, and Hill Baranahu. While four other hills, is the Bukit Tisin, Tabala, Klawit, and the Mount of the Moon.